Headlines News :
    Google Yahoo Msn
    Get the latest information about Medan city in here. for Anak Medan (Locals), Guests, and Tourist. Feel free to DM us for Buzzing & Promote. Hubungi Kami
    BannerFans.com
    BannerFans.com

    Wanita di Jepang Rela Diraba Payudaranya Demi Amal

    Ada-ada saja cara orang untuk melakukan kegiatan amal. Bintang porno asal Jepang, Iku Sakuragi rela diraba payudaranya oleh beberapa pria demi sebuah amal.

    Wanita di Jepang Rela Diraba Payudaranya Demi Amal
    Jika kita biasa beramal lewat sebuah konser atau pertandingan sepak bola, kali ini ada yang berbeda dengan kegiatan amal yang dilakukan artis esek-esek asal negeri Matahari Terbit. Acara ini tidak lain adalah bagian dari event yang diselenggarakan oleh Sky Perfect TV.

    Di hari itu, pihak panitia mengadakan sebuah event dengan judul Eroticism Saves the Earth. Kampanye yang ingin digalakkan adalah Stop AIDS di Tokyo. Tag line yang diangkat dari event tersebut terkesan sangat konyol. Dengan jargon “making a social contribution while enjoying the erotic”, pihak panitia memberi lampu hijau bagi pria hidung belang untuk melampiaskan nafsunya.

    Dua belas bintang porno dari Jepang turut andil. Selama 24 jam mereka harus merelakan payudaranya untuk sebuah amal. Pria-pria hidung belang dipersilahkan meraba payudara 12 bintang porno tersebut.

    Beberapa artis yang terlibat dalam amal ini tidak merasa risih. Rina Serina yang menjadi salah satu relawan bahkan menjadikan momen ini sebagai pengalaman yang tak terlupakan.

    Surat Terbuka Anak Medan Untuk Menteri Hukum dan HAM

    Surat Terbuka Anak Medan Untuk Menteri Hukum dan HAM.

    LOL

    Nurul Habibah, Satpol PP Cantik Berjilbab




    Satpol PP Cantik Berjilbab

    Wajah cantik dengan seragam Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP), itulah Nurul Habibah. Cewek cantik ini ramai dibicarakan di dunia maya. Selain berseragam Satpol PP, Nurul juga menjadi sorotan lantaran memakai jilbab.

    Cewek berjilbab di jajaran keamanan memang belum mendominasi. Tapi munculnya Nurul Habibah bisa saja membuka tren berjilbab di kalangan petugas keamanan, Satpol PP khususnya.

    Banyak komentar yang dilayangkan untuk Nurul Habibah. Para netter membicarakan paras cantik Nurul dengan menyisipkan bermacam candaan. Bahkan ada yang rela digusur asal Satpol PP-nya cantik seperti Nurul.

    Etnis Tionghoa dan Pilkada Kota Medan 2015

    Sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara, Pilkada kota Medan 2015 seharusnya dapat pula menjadi barometer untuk mengukur kedewasaan berpolitik masyarakat dan sekaligus etalase untuk melihat kemajuan berdemokrasi di daerah ini 

    Melalui keikutsertaan dr. Sofyan Tan, seorang tokoh masyarakat Tionghoa di kota ini pada Pilkada kota Medan yang berlangsung 12 Mei 2010 lalu, telah menjadi momentum bagi suku Tionghoa menunjukkan peran dan keberadaannya sebagai bagian integral dalam kehidupan warga kota Medan khususnya, dan bangsa Indonesia pada umumnya. 

    Saat ini Dr. Sofyan Tan sudah terpilih mewakili Sumatera Utara untuk kursi di DPR-RI 2014-2019 melalui Pemilu Legislatif 09 April 2014 lalu dan sudah dianggap pantas untuk “lengser ke prabon” untuk kandidat Calon Walikota/Wakil Walikota, karena sudah memasuki usia pensiun 55 tahun.

    Bukan sebuah keniscayaan, bahwa pada Pilkada Kota Medan 2015 nanti, juga muncul tokoh-tokoh Indonesia Tionghoa yang lain, ikut meramaikan bursa Calon Walikota Medan. Terutama nama-nama yang selama ini sudah berkiprah dalam berbagai bidang yang positif dan menyangkut hajat hidup orang banyak. 

    Beberapa nama itu bisa muncul dari tokoh-tokoh yang sudah pernah mengabdi dan melayani sebagai anggota Legislatif atau tokoh-tokoh yang belum pernah duduk dalam Legislatif .

    Ini Dia Daftar 50 Anggota DPRD Medan Periode 2014-2019

    Partai Nasdem, Deni Maulana Lubis, SE (dapil I) dan Maruli Tua Tarigan (dapil II).

    PKS, H Asmui Lubis, SPd (dapil I), H Salman Alfarisi (dapil II), Rajudin Sagala (dapil III), H Jumadi (dapil IV) dan Muhammad Nasir (dapil V).

    PDI P, Hasyim SE, Boydo Harris Kristanto Panjaitan (dapil I), Drs Dainel Pinem, Henry Jhon Hutagalung (dapil II), Roby, Edward Hutabarat (dapil III), Paul Mei Anton Simanjuntak, Drs Wong Chun Sen (dapil IV) dan Hj Umi Kalsum (dapil V).

    Partai Golkar, H Sabar Syamsurya Sitepu (dapil I), H Iswanda Ramli, Ilhamsyah (dapil II), H Adlin Umar Yusri Tambunan (dapil III), Modesta Marpaung (dapil IV) dan Mulia Asri Rambe, Tengku Eswin (dapilV).

    Partai Gerindra, H Ihwan Ritonga, Godfried Effendi Lubis (dapil I), H Waginto (dapil II), Dame Duma Sari Hutagalung (dapil III), Ir Sahat Simbolon (dapil IV) dan Surianto (dapil V).

    Partai Demokrat, Parlaungan Simangunsong (dapil I), Burhanuddin Sitepu (dapil II), Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu (dapil III), Anton Panggabean (dapil IV) dan Drs Hendrik Halomoan Sitompul (dapil V).

    PAN, H Ahmad Arief (dapil I), Kuat Surbakti (dapil II), Zulkarnain Yusuf (dapil IV) dan HT Bahrumsyah (dapil V).

    Partai PPP, Zulkifli Lubis (dapil I), H Irsal Fikri (dapil II), Abdul Rani (dapil III), Hj Mamidah ( dapil IV) dan Drs M Yusuf (dapil V).

    Partai Hanura, Drs Hendra DS (dapil I), Bangkit Sitepu (dapil II), Ratna Sitepu (dapil III) dan Landen Marbun (dapil V).

    Partai Bulan Bintang, Ibnu Abayd Dilla (dapil V).

    Partai PKPI, Andi Lumbangaol (dapil II) dan Biston Sinaga (dapil V).(irvan sugito)

    ASUS Zenfone Smartphone Android Terbaik

    ASUS Zenfone Smartphone Android Terbaik
    ASUS Zenfone Smartphone Android Terbaik. Smartphone bukan lagi sekadar alat untuk melakukan panggilan telepon atau berkirim pesan. Ia dapat berfungsi sebagai kamera, perangkat untuk menjelajah internet, sistem navigasi, pusat hiburan, sampai ke penyimpan catatan, jadwal sampai agenda kerja. Di sisi lain, berhubung smartphone juga mendukung gaya hidup, ia juga memiliki desain yang cantik, elegan, dan hadir dengan pilihan warna yang beraneka yang menggambarkan identitas pemiliknya.

    ZenFone – Smartphone Luar Biasa untuk Semua Orang
    ZenFone memiliki desain yang indah, material berkualitas tinggi, fungsionalitas ASUS ZenUI yang lengkap untuk menghadirkan kemewahan bagi pengguna. Hadir dalam pilihan layar berukuran 4 sampai 6 inci dan berbagai pilihan warna, pasti ada satu tipe ZenFone yang cocok digunakan oleh setiap orang, apapun kebutuhan dan gaya hidup mereka. Sebagai gambaran, ZenFone telah dilengkapi lapisan Corning® Gorilla® Glass 3 untuk kehandalan dan daya tahan lebih baik terhadap goresan.


    ASUS ZenUI juga dilengkapi dua fitur utama, yakni What’s Next dan Do It Later yang didesain khusus untuk mempermudah pengguna dalam pengaturan sejumlah besar informasi yang diterima setiap harinya, dan memungkinkan mereka melakukan berbagai hal dengan lebih produktif.

    Dengan desain yang indah, performa yang terbaik di kelasnya, fitur yang lengkap, serta harga yang terjangkau, menjadikan ASUS ZenFone smartphone Android terbaik saat ini.  

    Prabowo Subianto Masuk Daftar Tokoh Terpopuler di Facebook

    Popularitas Prabowo Subianto tak hanya di “darat” namun juga di jagat maya khususnya media sosial. Buktinya, FB Prabowo Subianto masuk daftar satu tokoh paling populer di Facebook. Seperti apa?
    “Sejak acara debat pertama, popularitas Prabowo Subianto terus meningkat dan mulai bergerak,” kata satu tim Facebook.
    Meningkatkan popularitas ini dimulai sejak acara Debat Capres pertama. Pasca acara “duel” visi dan misi itu, Facebook Prabowo Subianto mulai bergerak dari posisi kelima ke posisi keempat politisi paling banyak mendapat like FB secara global.

    Prabowo Subianto Masuk Daftar Tokoh Terpopuler di Facebook
    Prabowo Subianto di Facebook mendapat total like capai 5,7 jempol. Jumlah ini mengalahkan politisi India Arvind Kejriwal dengan 5,5 juta like. Pasca Debat Capres ke-2, jumlah like Capres nomor urut 1 itu juga terus naik.
    “Debat Capres kedua, kami melihat perbincangan dibagikan dan meningkat tajam di Facebook khususnya di antara anak muda usia 18 sampai dengan 34 tahun. Nama kedua kandidat Presiden, Prabowo dan Jokowi, menjadi trending,” lanjut tim FB.
    Kemudian ada sejumlah istilah trending lainnya yang bergulir pasca acara Debat Capres. Beberapa istilah tersebut seperti “Capres”, “Ekonomi”, “Tol Laut”, dan “TPID”. Istilah terakhir sempat diplesetkan warga media sosial yang tidak sesuai dengan arti harfiahnya.

    Untuk tokoh populer di Facebook sendiri masih dipegang oleh Barack Obama dengan 41 juta like kemudian disusul Perdana Menteri India Narendra Nobi dengan 18 juta like serta politisi Amerika Serikat Mitt Romney dengan 11 juta like.

    Irfan Ubaysi Mengelola Bisnis Bukan Soal Umur atau Status

    Kata siapa umur dan status menjadi penghalang dalam dunia bisnis?

    Irfan Ubaysi
    Irfan Ubaysi Pemilik Central Batu Alam

    Pria ini adalah salah satu yang menegatifkan pemikiran diatas. Muda, Bertekad, dan Optimistik, membuat pria ini sukses menggeluti dunia bisnis adalah Irfan Ubaysi, pria kelahiran 22 Tahun silam, tepatnya 7 maret 1992 merupakan enterpreuneur muda. Pemuda yang masih terdaftar sebagai mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU ini memantapkan diri untuk terjun kedunia bisnis batu alam. Batu Alam Centre adalah label usaha yg sedang dikelolanya.

    Diawali dari ketertarikannya terhadap batu kacang,membuat ‘ubay’ begitu dia akrab disapa, mencoba menggeluti usaha batu alam. Usaha ini dimulai sejak awal tahun 2010. Ubay mengaku ketertarikannya terhadap batu alam berawal saat Ubay menemani orangtua nya melihat-lihat beberapa design batu alam yang ada di perumahan-perumahan di Kota Medan yang sedang trend. Dan hal yang menarik yang saat itu ubay tertarik adalah batu kacang yang menghiasi beberapa bagian dekorasi rumah seperti garasi, teras, halaman, taman bunga, bahkan dinding rumah. Hal itu membuat Irfan Ubaysi tertarik untuk mempelajari batu alam.

    Disatu sisi Irfan Ubaysi melihat peluang besarnya pertumbuhan angka pembangunan properti di Kota Medan khususnya perumahan sebagai peluang berbisnis. Dan dengan dibekali ilmu komunikasi pemasaran yg diperolehnya dibangku perkuliahan, Ubay menjalani bisnisnya dengan memanfaatan teknologi yang ada misalnya dengan promosi melalui berbagi media sosial.  Dan dari usaha promosi yang dilakukan Ubay, usaha dia mampu menembus pasar yang cukup  pesat perkembangannya. Hingga saat ini, Ubay telah mampu mengelola dua cabang usaha batu alamnya,Batu Alam Centre. Kesuksesan yang dicapainya terbukti tak hanya menjadi rezekinya secara pribadi saja, tetapi juga berkat usahanya Ubay mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Saat ini Ubay telah mampu mempekerjakan 150 karyawan di dua cabang Batu Alam Centre yang dia kelola. Selain itu, kemajuan lain yang dicapai oleh Irfan Ubaysi ini adalah telah dibukanya satu gerai Batu Alam Centre di Home Centra Ring Road Medan.

    Irfan Ubaysi mengakui, dunia bisnis yang digelutinya tidaklah semudah yang dibayangkan. keadaan pasang surut tetap tidak dapat terelakkan. Suka dan duka juga dialaminya selama Ubay menjalankan usaha batu alam ini. Misalnya saja dalam sehari tokonya terkadang tidak ada pengunjung. Namun di lain waktu,terkadang juga usaha batu alam Ubay ini diramaikan dengan berbagai permintaan dengan nilai ratusan juta rupiah. Namun, dia paham betul dengan peluang dan resiko dunia bisnis. Belum lagi, maraknya saingan batu alam ditengah pasar yang rata-rata usaha bisnis batu alam ini di geluti oleh beberapa personal yang sudah profesional yang juga mungkin sudah lebih menguasai pasar. Tapi sekali lagi, Ifan Ubaysi meyakini bahwa dia juga akan mencapai hal serupa. Ubay percaya bahwa bisnis bukan soal umur dan status, bisnis adalah soal tekad, ketekunan, dan kecerdikan melihat dan memanfaatkan peluang yang ada. 

    Produk Central Batu Alam
    Produk Central Batu Alam

    Ada hal lain yang menarik. Dibalik kesuksesannya menggeluti bisnis ini, Irfan Ubaysi tetap hadir dalam tampilan pribadi yang humble dan sederhana. Statusnya sebagai mahasiswa lebih ditonjolkan. Berbagai kegiatan perkuliahan dikampus dan sosialisasi dengan teman kampus tetap seimbang. 'pendidikan tetap nomor satu. ilmu lebih penting dari sekedar materi. berilmu bisa membawa kita ke materi yang lebih. Tetapi materi ga bisa beli ilmu tanpa belajar," tuturnya saat ditanya mengenai prioritas aktivitasnya. ''yang tidak kalah penting, sosialisasi sama teman-teman. Bagi saya hidup itu berbicara keseimbangan. Karir oke, Edukasi juga harus lebih oke, dong,'' tambahnya.

    So, masih berfikir umur dan status mahasiswa menjadi alasan untuk berkecimpung didunia bisnis skala besar? boleh jadi, Anda adalah salah satu yg menjadi bukti bahwa pemikiran diatas salah besar. (Nur)

    Ini Dia Pemain Keturunan Indonesia Yang Merumput di Piala Dunia Brazil

    Ini Dia Pemain Keturunan Indonesia Yang Merumput di Piala Dunia Brazil
    Indonesia memang tidak ikut serta dalam pagelaran Piala Dunia pada tahun ini, namun untuk seorang wakil yang punya keturunan dari Nusantara, ternyata ada satu nama yang bisa membawa nama negara kita.

    Adalah Massimo Luongo, yang termasuk berstatus pemain kejutan yang dipanggil membela Timnas Australia. Mengapa ia termasuk mengagetkan, karena pemanggilan dia oleh Pelatih Ange Postecoglu memang membuat warga Benua Kangguru jadi bertanya-tanya.

    Selain karena usia yang masih 21 tahun, Luongo bukanlah pemain dari klub yang berlaga di papan atas seperti Liga Primer Inggris, atau pun dengan level dua Championship. Luongo hanyalah pemain yang terbuang dari akademi Tottenham Hotspur ke klub League One (kasta ketiga), Swindon Town, dan dipermanenkan The Robins (julukan Swindon) setelah dua musim menjalani masa pinjaman.

    Banyak pertanyaan kepada kebijakan Ange Postecoglou dalam pemilihan pemain, namun ia menegaskan bahwa semua yang ia pilih adalah yang terbaik. Begitu juga dengan masuknya nama Luongo, yang sebenarnya baru mengemas satu caps bersama Socceroos, 5 Maret 2014 lalu, kala kontra Ekuador.

    Tapi ada kisah lain yang bisa diutarakan Massimo karena dirinya ternyata adalah pemain yang 'mewakili' Indonesia di pesta sepakbola terakbar itu. Meski berpaspor Australia, namun Luongo merupakan pemain berdarah Indonesia dan Italia. Darah asli Indonesia ia dapat dari sang ibu bernama Ira, dan Italia dari sang ayah bernama Mario.

    Rasa bangga Luongo kepada Indonesia rasanya juga tidak pudar. Kepada Telegraph Australia, Luongo mengaku memiliki leluhur yang luar biasa, karena kakek moyangnya merupakan Sultan dari kerajaan Bima dan Dompu di Pulau Sumbawa, bernama AA Siradjudin.

    "Ada emosi yang mengikat (dengan Indonesia). Saya memiliki kakek-nenek, bibi, paman dan sepupu di sana. Saya belum pernah ke sana namun saya
    menginginkannya."

    "Kakek saya seorang Sultan, jadi mereka merupakan keluarga kerajaan sebelum ada pemerintahan," cerita Luongo.

    "Dia (kakek) memiliki sebuah pulau. Sedangkan latar belakang ayah sedikit berbeda, namun tetap menarik."

    Luongo yang berkulit sawo matang itu pun tidak pernah menyangka bisa merasakan panggung Piala Dunia secepat ini, dan bisa menyisihkan nama-nama langganan timnas Australia seperti Josh Kennedy, Tom Rogic, Luke Wilkshire dan Mark Birighitti.

    "Saya merasa baik. Saya merasa senang yang jelas, teristimewa, sangat bahagia. Emosi bercampur aduk Saya hanya bahagia mendapat kesempatan berada di sini dan sangat bersyukur," papar pria yang terpaksa membatalkan liburan bersama sang istri lantaran harus membela Australia di Brasil.

    Sebagai catatan spesial pula, Hanya dirinya dan Bailey Wright yang bermain untuk klub kasta ketiga namun mendapat panggilan Pelatih Postecoglu untuk skuad final Socceroos.

    Melisa Siregar : Otomotif Bukan Sekedar Hobi

    Dunia otomotif dan balapan, sering kali kita mendengarnya dan yang ada dibenak kita adalah pria berparas jagoan dan penuh keberanian. Siapa bilang? Berawal dari ajakan seorang kakak laki-lakinya, Melisa mengaku terjun dalam dunia otomotif melalui balapan liar, karena jarang sekali balapan resmi diadakan di Medan. Ia kini terinspirasi untuk mengembangkan hobinya menjadi seorang pembalap wanita di kota Medan padahal tak sering kita jumpai seorang wanita cantik memilih hobi sebagai seorang pembalap dan penggemar Slalom Race.

    Slalom Race atau yang lebih tak asing didengar dengan drifting atau seni dalam mengemudi menjadi salah satu ajang yang pernah diadakan di kota Medan sebanyak dua kali. Tidak banyak yang dapat memahami dan mempraktekkan langsung balapan atau Slalom Race, karena butuh pelatihan khusus dan berlatih terus-menerus. Seperti halnya Melisa yang berlatih terlebih dahulu oleh pelatih khusus sejak dirinya masih menduduki bangku sekolah menengah atas dan terus mengasah hobinya hingga menggapai beragam prestasi dalam bidang otomotif.

    Meski masih terbilang minim pengalaman dalam dunia otomotif, Melisa berharap dapat terus memantapkan kemampuannya untuk mengikuti kembali ajang-ajang Slalom Race yang diharapkannya dapat diadakan lagi di kota Medan dan dapat memenangkannya kembali.

    Tak hanya menjadi seorang pembalap, Melisa juga memiliki hobi dalam modif-memodif mobilnya sendiri dan meraih bermacam prestasi pula pada beberapa event otomotif. Beberapa event yang telah dimenangkan olehnya seperti peringkat pertama memodifikasi mobil pada PRSU (Pekan Raya Sumatera Utara) Automotive Event dan peringkat pertama pada Djarum Auto Black Through Event di kota Medan. Meski dikatakan tidak dapat memberikan untung yang banyak, Melisa memiliki kepuasan tersendiri jika hobinya tersebut dapat direalisasikan dalam ajang-ajang otomotif.

     
    BannerFans.com
    Disclaimer : Pasang Iklan | Kirim Berita | Hubungi Kami
    Copyright © 2011. Medan Metropolis - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Supported by NBC and CREW
    Medan Metropolis Citizen Journalism of Medan